MINYAK BUMI, ENERGI PEMBENTUK PERADABAN MANUSIA

menuang minyak mentah dalam botol

Minyak bumi, merupakan salah satu energi yang telah membentuk peradaban manusia. Kemajuan peradaban manusia mengalami lonjakan bersama dengan tersedianya energi minyak untuk masyarakat umum. Beberapa pakar menyebut, minyak bumilah yang mengantar manusia hingga mampu menguasai teknologi energi alternatif dan terbarukan tingkat tinggi, yaitu energi matahari, angin, dan Air. Di masa depan, ketiga energi inilah yang akan mendominasi pemenuhan energi dunia. Walalupun tetap harus diakui, ketiga energi ini juga telah dimanfaatkan oleh manusia sejak jaman dahulu. Generasi yang akan datang akan memanfaatkan minyak sebagai sumber bahan baku petrokimia, bukan lagi sebagai energi.

Energi yang tersimpan dalam minyak bumi sebenarnya berasal dari energi Matahari. Sebab, pembentuk utama dari minyak bumi adalah jasad renik (mahkluk hidup) berupa tumbuhan dan hewan yang terpendam selama berjuta-juta tahun (150 juta tahun). Seperti diketahui, tumbuhan mendapatkan energi utamanya dari sinar matahari, dimana sinar matahari digunakan untuk proses fotosintesa. Tumbuhan ini kemudian dimakan oleh hewan. Inilah transfer energi matahari dari tumbuhan ke hewan.

A Teori Pembentukan Minyak Bumi
Ada tiga Teori pembentukan minyak bumi, yaitu teori biogenetik, anorganik, dan duplex. Sebelum membahas teori-teori tersebut ada beberapa ilmuwan yang mengutarakan teorinya. Haquet pada tahun 1794 mengemukakan teorinya bahwa minyak bumi berasal dari daging atau zat organik seperti kerang dan moluska. Pendapat Haquet ini didasari bahwa biasanya batuan yang mengandung minyak bumi juga mengandung fosil binatang laut. Von Humbold da Gay Lussac (1805), memperkirakan bahwa minyak bumi berhubungan dengan aktivitas gunung api. Ide tersebut juga dikemukakan oleh ahli geologi Perancis, Virlet d' Aoust (1834), teori ini didasarkan bahwa sering kali minyak bumi ditemukan bersama-sama dengan lumpur gunung api. Sir William Logan (1842), menghubungkan rembesan minyak bumi dengan struktur antiklin dan ini merupakan pengamatan pertama kali yang dilakukan terhadap hubungan rembesan dengan antiklin.

1 Teori Biogenetik
Teori ini menyebutkan bahwa Minyak Bumi dan Gas Alam terbentuk dari beraneka jasad organik seperti hewan dan tumbuhan yang mati dan tertimbun endapan pasir dan lumpur. Kemudian endapan lumpur ini menghanyutkan senyawa pembentuk minyak bumi ini dari sungai menuju ke laut dan mengendap di dasar lautun selama jutaan tahun. Akibat pengaruh waktu, temperatur dan tekanan lapisan batuan di atasnya menyebabkan organisme itu menjadi bintik-bintik minyak ataupun gas.

2 Teori Anorganik
Teori menyebutkan bahwa minyak bumi terbentuk karena aktivitas bakteri. Unsur seperti oksigen, belerang dan nitrogen dari zat yang terkubur akibat aktivitas bakteri berubah menjadi zat minyak yang berisi hidrokarbon.

3 Teori Duplex
Teori ini merupakan teori yang banyak digunakan oleh kalangan luas karena menggabungkan Teori Biogenetik dengan Anorganik yang menjelaskan bahwa minyak bumi dan gas alam terbentuk dari berbagai jenis organisme laut baik hewan maupun tumbuhan.

Akibat pengaruh waktu, temperatur, dan tekanan, maka endapan Lumpur berubah menjadi batuan sedimen. Batuan lunak yang berasal dari Lumpur yang mengandung bintik-bintik minyak dikenal sebagai batuan induk (Source Rock). Selanjutnya minyak dan gas ini akan bermigrasi menuju tempat yang bertekanan lebih rendah dan akhirnya terakumulasi di tempat tertentu yang disebut dengan perangkap (Trap).

Dalam suatu perangkap (Trap) dapat mengandung (1) minyak, gas, dan air, (2) minyak dan air, (3) gas dan air. Jika gas terdapat bersama-sama dengan minyak bumi disebut dengan Associated Gas. Sedangkan jika gas terdapat sendiri dalam suatu perangkap disebut Non Associated Gas. Karena perbedaan berat jenis, maka gas selalu berada di atas, minyak di tengah, dan air di bagian bawah. Karena proses pembentukan minyak bumi memerlukan waktu yang lama, maka minyak bumi digolongkan sebagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui (unrenewable).

B Proses Pembentukan Minyak Bumi
1 Ganggang Sebagai Materi Utama
Awal mula minyak bumi berasal dari kehidupan tumbuhan (utamanya ganggang) pada 150 juta tahun yang lalu. Ganggang hidup dengan mengumpulkan makanan, lalu memasaknya dengan fotosintesa dengan bantuan energi matahari. Ganggang ini banyak hidup di dasar air laut dan atau air tawar.

2 Pembentukan Bantuan Induk
Pada prosesnya, ganggang-ganggang ini mati. Ganggang yang mati akan terendapkan di dasar cekungan dan membentuk batuan induk (source rock). Batuan induk adalah batuan yang mengandung karbon (High Total Organic Carbon). Batuan ini bisa batuan hasil pengendapan di danau, di delta, maupun di dasar laut. Proses pembentukan karbon dari ganggang menjadi batuan induk ini sangat spesifik. Itulah sebabnya tidak semua cekungan sedimen akan mengandung minyak atau gas bumi. Jika karbon ini teroksidasi maka akan terurai dan bahkan menjadi rantai karbon yang tidak mungkin dimasak.

3 Pengendapan Bantuan Induk
Btuan induk akan terkubur di bawah batuan-batuan lainnya yang berlangsung selama jutaan tahun. Proses pengendapan ini berlangsung terus menerus. Salah satu batuan yang menimbun batuan induk adalah batuan reservoir atau batuan sarang. Batuan sarang adalah batu pasir, batu gamping, atau batuan vulkanik yang tertimbun dan terdapat ruang berpori-pori di dalamnya. Jika daerah ini terus tenggelam dan terus ditumpuki oleh batuan-batuan lain di atasnya, maka batuan yang mengandung karbon ini akan terpanaskan. Semakin dalam atau masuk amblas ke bumi, maka suhunya akan bertambah. Minyak terbentuk pada suhu antara 50 sampai 180 derajat Celsius. Tetapi puncak atau kematangan terbagus akan tercapai bila suhunya mencapat 100 derajat Celsius. Ketika suhu terus bertambah karena cekungan itu semakin turun dalam yang juga diikuti penambahan batuan penimbun, maka suhu tinggi ini akan memasak karbon yang ada menjadi gas.

4 Pembentukan Minyak Bumi
Karbon terkena panas dan bereaksi dengan hidrogen membentuk hidrokarbon. Minyak yang dihasilkan oleh batuan induk yang telah matang ini berupa minyak mentah. Walaupun berupa cairan, ciri fisik minyak bumi mentah berbeda dengan air. Salah satunya yang terpenting adalah berat jenis dan kekentalan. Kekentalan minyak bumi mentah lebih tinggi dari air, namun berat jenis minyak bumi mentah lebih kecil dari air. Minyak bumi yang memiliki berat jenis lebih rendah dari air cenderung akan pergi ke atas. Ketika minyak tertahan oleh sebuah bentuk batuan yang menyerupai mangkok terbalik, maka minyak ini akan tertangkap dan siap ditambang.

C Sejarah Minyak Bumi
Berdasarkan Ensiklopedia Britannica, penemuan minyak bumi pertama kali diperkirakan sekitar 5.000 tahun sebelum masehi (SM) oleh bangsa Sumeria, Asyiria, dan Babilonia kuno. Minyak bumi ditambang secara tradisional, yaitu mengambil dari rembesan minyak bumi di permukaan. Saat itu, minyak bumi dipakai sebagai obat luka, pencahar, pembasmi kutu, bahan bakar untuk penerangan. Karena harganya masih sangat mahal, hanya kalangan bangsawan dan orang kaya saja yang bisa menikmati manfaat minyak bumi. Namun, ada juga yang percaya bahwa minyak telah digunakan sejak zaman Nabi Nuh AS. Nabi Allah ini menggunakan minyak sebagai perekat dan penambal kayu pada kapal yang dibangunnya atas petunjuk Allah SWT.

Berdasarkan literatur Barat, disebutkan perkataan Herodotus yang kemudian dibenarkan oleh Diodorus Siculus, yang menyatakan bangsa Babilonia telah menggunakan aspal (turunan minyak) 4.000 tahun Sebelum Masehi . Aspal digunakan untuk pembangunan dinding menara Babilonia. Sebagai bukti, adanya penemuan bekas lubang tambang minyak di dekat Ardericca (wilayah dekat Babilon) dan di Zacynthus (Pulai Ionian, Yunani).

Penulis sendiri tidak mampu menyajikan fakta sebenarnya. Sebab, Barat hanya mengakui bahwa merekalah yang pertama kali menemukan dan memiliki teknologi minyak. Namun, dalam beberapa literatur wilayah Timur Tengah lah yang pertama kali melakukannya. Hanya Allah SWT yang tahu. Penulis hanya memparkan berdasarkan literatur yang dimilikinya, kebenaran sepenuhnya milik Allah SWT.

Sumur minyak pertama yang tercatat dalam sejarah diekslorasi pada 347 Sebelum Masehi di China. Sumur ini memiliki kedalaman 800 kaki (240 m). Sumur ini dibor menggunakan bit yang ditempelkan di bambu. China menggunakan minyak ini untuk memasak air laut dalam produksi garam. Dalam manuskrip kuno di China dan Jepang tertulis bahwa mereka menggunakan gas alam untuk penerangan dan pemanas. Shen Kuo, sastrawan kuno Dinasty Song pada tahun 1088 menyebut kata Shiyou adalah “Minyak Batu”. Kata-kata Shiyou (Jepang, Sekiyu) sampai saat ini masih dipakai masyarakat China untuk menyebut minyak bumi.

Jalan-jalan utama di Bagdad dibangun diaspal dengan tar. Keberadaan tar ini mudah diambil dari sumur minyak di wilayah tersebut. Tar sendiri merupakan derivatif dari minyak bumi. Pada abad ke-9, ladang minyak telah dieksploitasi di kota Baku Modern, di Azerbaijan. Keberadaannya ditulis oleh ahli geografi Arab, Abu al-Hasan 'Alī al-Mas'udi di abad ke-10, dan Marco Polo di abad ke-13. Kedua ahli geografi ini menceritakan hasil dari sumur minyak yang mencapai ratusan kapal.

Sementara, Ahli Kimia Persia, Muhammad bin Zakariya ar-Razi (Rhazes), menceritakan bahwa produksi beberapa bahan kimia berbahan baku minyak bumi, seperti minyak tanah telah diproduksi sebelum abad 12. Produksi minyak tanah ini banyak digunakan untuk bahan bakar lampu minyak. Ahli kimia Arab dan Persia juga menyuling minyak untuk menghasilkan cairan mudah terbakar untuk keperluan militer. Penguasaan teknologi penyulingan minyak menyebar ke Eropa setelah Islam menguasai Spanyol. Tercatat, pada abad 13 telah dibangun kilang (penyulingan minyak) di Rumania.

Penggunaan minyak bumi mengalami lonjakan besar setelah terjadi penemuan mesin pembakaran dalam (mesin bensin) oleh Eugenio Barsanti dan Felice Matteucci (1854) yang kemudian disempurnakan oleh Nikolaus August Otto (1864). Lalu, Rudolf Christian Karl Diesel menemukan mesin diesel pada tahun 1893.Kedua mesin berbahan bakar minyak inilah yang mulai mengambil peran batubara yang pada periode sebelumnya mendominasi energi dunia. Dengan adanya kedua mesin ini, revolusi industri memasuki babak baru yang lebih besar.

Dengan adanya mesin pembakaran dalam, energi minyak bumi digunakan untuk menunjang hampir seluruh kehidupan manusia. Perkembangan teknologi kilang menjadikan industri petrokimia berkembang pesat. Sektor transportasi darat, laut, dan udara telah menjadikan aktifitas manusia semakin berkembang dan beradapan pun berkembang dengan baik. Harga minyakpun akhirnya mengikuti hukum penawaran dan permintaan. Bahkan, isu geopolitik dunia juga akhirnya mempengaruhi harga minyak, hingga harga minyak adalah sesuatu yang sulit diprediksi.

Berikut periode minyak dunia :
  • 600 SM - Tentara Kir II, shah pertama Kekaisaran Akhemeniyah (sekarang - Iran), menggunakan minyak Absheron sebagai bahan senjata api untuk menyerang istana dan kota. (Catatan: banyak informasi bersejarah yang berkaitan dengan sejarah awal di Timur Tengah telah disediakan oleh Mir-Yusif Mir-Babayev, Profesor Azerbaijan Technical University di Baku).
  • 450 SM - Herodotus menjelaskan tentangn sumur minyak di dekat Babylon
  • 325BC - Alexander Agung menggunakan obor berbahan bakar produk minyak bumi untuk menakut-nakuti musuh-musuhnya.
  • 100 - Plutarch mengabarkan luberan minyak dari tanah dekat Kirkuk di Irak.
  • 347 - Cina melaporkan pengeboran sumur minyak menggunakan bambu.
  • 800 - orang Baku menggunakan minyak untuk pemanas.
  • 900 - Baladzori (Al-Belazuri Ahmed) menjelaskan dalam "The Conquest Country" bahwa kehidupan politik dan ekonomi di Absheron telah lama dihubungkan dengan minyak. (Diterbitkan dalam bahasa Inggris "Asal-usul negara Islam", oleh P.K. Hitti dan F.C. Murgotten, v.1-2, N.Y.-L., 1916-1924).
  • 1000 -  Abu-Dulaf menjelaskan sumber minyak Absheron; bahwa ada dua sumber utama - minyak hitam dan putih. minyak putih diekspor ke Iran, Irak dan India sebagai bahan Berharga
  • 1200 - Sebuah minyak obat yang unik dari Naftalan (wilayah Azerbaijan), digunakan untuk menyembuhkan berbagai masalah kesehatan.
  • 1273 - Marco Polo tercatat mengunjungi kota Persia Baku, di tepi Laut Kaspia di Azerbaijan modern, ia melihat minyak yang dikumpulkan dari rembesan tanah untuk obat-obatan dan bahan bakar lampu.
  • 1500 - Minyak dari rembesan tanah di Pegunungan Carpathian di Polandia digunakan sebagai bahan bakar lampu jalan di kota Krosno, Polandia.
  • 1568 - Thomas Bannister dan Jeffrey Duckett menemani Perusahaan Moskow mengunjungi Azerbaijan dan menulis tentang minyak Baku (Perusahaan Moskow didirikan di London pada tahun 1555).
  • 1594 - Prasasti batu tertanggal 1594 dan ditandatangani oleh Allahyar Mahammad Nurogly, menyebutkan ditemukan sebuah sumur minyak (kolodets) 35 meter di Baku (di pemukiman Balakhani);sumur digali dengan tangan.
  • 1618 - Wisatawan Italli Pietro Della Valle berbicara tentang minyak hitam di sekitar Baku; minyak dijual murah dan membawa banyak pendapatan untuk Sultan setiap tahun.
  • 1637 - Moscow merilis daftar senjata, disebutkan bahwa minyak Baku sebagai 'senjata api mengerikan'.
  • 1647 - wisatawan Turki Evliya Chelebi meneliti dan benar-benar menggambarkan keberadaan ladang minyak Baku. Menurut dia, minyak Baku membawa dibawa oleh 7.000 orang dan memberikan pendapatan tahunan sultan. Minyak diekspor ke Persia, Asia Tengah, Turki dan India.
  • 1666 - Pelaut dan wisatawan Belanda, Jan Struys mengunjungi Azerbaijan. Dia menceritakan sumur minyak dibangun dengan batu. Sumur ini menghasilkan minyak putih dan hitam di pegunungan Besh Barmag (sekarang - di wilayah Siazan Azerbaijan).
  • 1771 - Akademisi Samuil Gmelin (1745-1774) mengunjungi Baku dan menegaskan bahwa minyak putih disublimasikan untuk produksi minyak tanah di Surakhani. Dia juga menggambarkan teknik produksi minyak sumur.
  • 1836 - Untuk pertama kalinya, G.I. akademisi Gessi meneliti gas di Absheron dari sudut pandang ilmiah dan didefinisikan komposisinya.
  • 1801 - Pertama mesin uap barbahan batu bara ditemukan batubara.
  • 1803 - ekstraksi minyak lepas pantai yang dilaporkan di Laut Kaspia (Azerbaijan) dari dua sumur yang digali dengan tangan, berjarak 18 dan 30 meter dari garis pantai. Ladang minyak lepas pantai  berhenti beroperasi pada 1825 ketika badai besar menghancurkan semua sumur di Laut Kaspia.
  • 1807 - Jalan dari London diterangi oleh minyak batubara
  • 1814 - Sumur pertama di Amerika yang memproduksi minyak dibor dekat Marietta, Ohio.
  • 1816 - Gas mulai diproduksi di Amerika - Gas Light Company of Baltimore
  • 1849 - Abraham Gesner mengembangkan metode  penyulingan minyak tanah dari minyak mentah
  • 1857 - Pengembangan lampu minyak tanah. Lampu ini bersih.
  • 1861 - Pengiriman minyak pertama antar negara - dari Pennsylvania ke London menggunakan kapal layar 'Elizabeth Watts'
  • 1862 - de Rochas Perancis mematenkan mesin empat langkah
  • 1863 - J.D.Rockefeller mendirikan sebuah perusahaan penyulingan minyak di Cleveland
  • 1879 - Thomas Edison menciptakan bola lampu listrik
  • 1882 - Standard Oil Trust dibentuk
  • 1885 - Minyak ditemukan di Sumatera oleh Royal Dutch
  • 1895 - Penemuan dari mesin pembakaran dalam.
  • 1896 - Henry Ford mobil pertama
  • 1903 - Penerbangan pertama Wright Bersaudara
  • 1908 - Minyak ditemukan di Persia, perusahaan minyak Anglo Persia terbentuk (Kemudian BP)
  • 1914-1918 - Perang Dunia I, konflik pertama di mana pengaturan persediaan minyak benar-benar penting - untuk kebutuhan tank, kapal dan pesawat.
  • 1929 - Depresi Besar
  • 1933 - Arab Saudi memberikan konsesi minyak Standard of California - menjadi California Arabian Standard Oil Company (Casoc)
  • 1934 - Anjungan lepas pantai pertama dilaporkan di Laut Kaspia.
  • 1938 - Penemuan minyak di Kuwait dan Arab Saudi
  • 1939-1945 - Perang Dunia II - pengendalian pasokan minyak dari Baku dan Timur Tengah memainkan peran besar dalam peristiwa perang dan kemenangan akhir dari sekutu. Memotong pasokan minyak untuk melemahkan Jepang di bagian akhir dari perang.
  • 1942 - Jepang menyerbu Indonesia untuk akses ke cadangan minyak mereka
  • 1944 - Casoc menjadi Aramco (Arab Amerika Oil Company)
  • 1948 - Penemuan minyak Ghawar di Arab Saudi - ladang minyak konvensional terbesar di dunia (sekitar 80 miliar barel)
  • 1949 - minyak lepas pantai pertama di Rocks Oil (Neft Dashlari) di Laut Kaspia, Azerbaijan menghasilkan sebuah kota terapung.
  • 1954 - Anglo-Persian Oil Company berganti nama British Petroleum
  • 1955 - Mesir menasionalisasi Terusan Suez
  • 1956 - Krisis Suez - Inggris, Prancis dan Israel berusaha untuk mendapatkan kembali kontrol Terusan Suez.
  • 1960 - OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) didirikan di Baghdad.
  • 1964 - Start-up proyek Colony Oil Shale di Colorado, Amerika Serikat - untuk mengekstrak minyak dari batuan shale.
  • 1971 - Libya, Arab Saudi, Aljazair dan Irak menegosiasikan kenaikan harga dari $ 2,55 ke $ 3,45 per barel
  • 1971 - Negara OPEC mulai nasionalisasi aset minyak. - Libya nasionalisasi konsesi BP
  • 1971 - Produksi minyak AS mencapai puncaknya
  • 1972 - Irak nasionalisasi aset minyak.
  • 1973 - Iran nasionalisasi aset minyak
  • 1973 - Saudi Governement mengakuisisi 25% di Aaramco
  • 1973 - Perang Yom Kippur - Mesir dan Suriah menyerang Israel
  • 1973 - Embargo minyak arab untuk ekspor minyak ke AS untuk meminta dukungan dalam Perang Yom Kippur - harga minyak naik dari $ 2,90 ke $ 11,65.
  • 1975 - Strategic Petroleum Reserve (SPR) resmi didirikan di AS - untuk menyimpan pasokan darurat minyak di kubah garam.
  • 1979-1981 - Harga minyak naik dari $ 13,00 ke $ 34,00
  • 1980 - Saudi beli Aramco dari perusahaan minyak AS
  • 1982 - kuota pertama OPEC
  • 1986 - Kejatuhan Harga minyak.
  • 1986 - Bencana PLTN Chernobyl.
  • 1990 - Agustus - Irak menginvasi Kuwait, embargo PBB terhadap Irak
  • 1991 - Perang Teluk - Operasi Badai Gurun.
  • 1997 - Perjanjian Kyoto disepakati untuk membatasi gas rumah kaca
  • 1998 - Krisis ekonomi Asia
  • 2001 - 11 September - Serangan teroris di Amerika Serikat
  • 2004 - Impor minyak AS capai rekor tertinggi 11.3MMBO per hari
  • 2004 - Minyak capai harga rekor tertinggi, $ 55,67 AS per barel.
  • 2005 - Goldman Sachs memprediksi minyak bisa melonjak ke $ 105 US per barel
  • 2005 - Harga gas alam menyentuh rekor tinggi $ 15.65US / mmbt.
  • 2008 - Harga minyak WTI sempat menyentuh US $ 100 per barel untuk pertama kalinya didorong oleh kekhawatiran pasokan dan melemahnya dolar AS
  • 2008 - Harga minyak mentah menyentuh rekor tinggi di atas $ 147,27 per barel akibat kekhawatiran lanjutan atas pasokan dan melemahnya dolar AS.
  • 2008 - Harga minyak turun di bawah $ 50 / barel
  • 2008 - Terjadi Resesi Global
  • 2009 - Harga minyak jatuh ke $ 34 US per barel
  • 2011 - Produksi gas alam AS pada bulan Desember 2011 capai rekor tertinggi, 66.2Bcf
  • 2012 - Harga gas alam Amerika Utara turun ke level terendah sejak 2002 didorong oleh pertumbuhan di produksi dari reservoir gas shale
Oleh : Ahmad Senoadi
Dari berbagai sumber.
Load disqus comments

1 komentar: